Peugeot 107 Resmi Dipasarkan

Mobil mungil perkotaan asal Prancis, Peugeot 107, resmi dipasarkan di Indonesia. Berbekal keunggulan dan segi desain serta fitur baru, mobil ini siap bersaing dengan kompetitor yang sudah lebih dahulu hadir.

Peugeot 107 Resmi Dipasarkan Ceruk pasar city car nasional yang terbilang sangat besar, menarik minat pabrikan mobil berlambang singa untuk ikut bermain. Diketahui, segmen ini ditempati beberapa produk seperti Nissan March, KIA Picanto, Suzuki Splash, Hyundai i10, dan Daihatsu Sirion.

Peugeot 107 dihadirkan untuk menjawab keinginan pasar dan ditujukan bagi anak muda perkotaan yang dinamis serta ingin tampil modis. Meski memiliki harga yang terbilang mahal ketimbang kompetitor lainnya, Peugeot tetap optimistis Peugeot 107 bisa mendapatkan respons positif di pasar.

"Dengan harga Rp184,9 juta (off the road Jakarta), kami tetap yakin Peugeot 107 bisa menjadi pilihan konsumen yang tinggal di perkotaan. Harga yang ditawarkan sesuai dengan fitur serta desain yang ada," kata Chief Executive Operation Peugeot Indonesia, Constantinus Herlijoso, di Jakarta.

Cukup mahalnya harga yang ditawarkan tidak terlepas dari nilai euro yang saat ini menguat. Terlebih, mobil ini diimpor utuh dari Prancis. Mobil dengan dimensi panjang 3.430 mm, lebar 1.630 mm, serta tinggi 1.470 mm itu telah mengadopsi gaya terbaru Peugeot, mulai dari bentuk kap mesin yang melengkung hingga desain lampu depan berbentuk almond.

New front bumper juga dilengkapi LED daytime light, dipadu dengan "floating" grill untuk menambah kesan modern, sporty, dan trendi. Perpaduan kaca belakang dan lampu belakang berbentuk segitiga cembung juga memberikan karakter unik pada Peugeot 107.

Dalam uji yang dilakukan di Prancis, konsumsi BBM mobil ini adalah 1 liter untuk 20 kilometer dengan rute kombinasi. Peugeot 107 sudah mengusung Euro 5, sehingga diharuskan menggunakan bensin di atas oktan 92. Sejak peluncuran pertama, Peugeot 107 telah berhasil diproduksi 665.000 unit dan dipasarkan di 48 negara.
18.19 | 0 komentar

SBY Prihatin Dengan Kejadian Di Maluku Utara

Wakil Ketua Partai Demokrat, Max Sopacua, mengatakan Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono sangat prihatin dengan kejadian di Maluku Utara. Penghadangan Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekretaris Jenderal Eddie Baskoro Yudhoyono di Maluku Utara oleh para kader sendiri justru memperkeruh citra Partai Demokrat.

"Kadernya kok begitu," kata Max di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 29 Mei 2012. Dengan kejadian tersebut, kata Max, citra Partai Demokrat menjadi rusak. Hingga saat ini sebanyak 23 orang sudah diperiksa oleh kepolisian setempat. "Kalau aktor intelektual, kami sudah tahu siapa yang mengulur-ulur waktu. Ketua DPD-nya itu," lanjut Max.

Kesan senada disampaikan Saan Mustofa, Wakil Sekjen Demokrat. Dia mengatakan kader yang terlibat dalam kejadian di Maluku Utara akan diproses oleh Komisi Pengawas. Kalau pelaku masih diproses kepolisian, tapi intelektual aktornya akan diproses oleh Komwas. Sanksi terberat bisa diberhentikan sebagai Ketua DPD," kata dia.

Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, TB Silalahi, telah mengungkapkan penyebab insiden penghadangan atas rombongan pimpinan di Bandara Baabullah, Ternate, Maluku Utara, Kamis pagi 24 Mei lalu. Insiden itu menjadi ramai karena di dalamnya ada Ketua Umum Anas Urbaningrum dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono yang juga putra Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Rupanya, masalah itu terkait dengan kisruh Musyawarah Daerah DPD Demokrat Maluku Utara.
16.56 | 0 komentar

Pengumuman Struktur Partai Demokrat

Pada hari Rabu (23/5/2012) ini, Fraksi Partai Demokrat akan mengumumkan struktur baru kepengurusannya di DPR. Perubahan keanggotaan diduga akan terjadi di posisi ketua fraksi serta sejumlah pemimpin komisi dan alat kelengkapan DPR lainnya, seperti Badan Anggaran DPR. Akan diumumkan untuk fraksi, komisi, dan badan, kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa kepada Kompas, Rabu (23/5/2012) pagi ini.

Sejak 29 Maret 2012, tugas ketua Fraksi Partai Demokrat dijalankan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Hari itu, Jafar Hafsah diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua fraksi karena diduga menyampaikan pernyataan bahwa Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mengusulkan kenaikan harga BBM bersubsidi lebih dari Rp 1.500 tiap liter. Pernyataan Jafar itu memunculkan dinamika politik.

Saan menuturkan, kandidat kuat Ketua Fraksi Partai Demokrat adalah Nurhayati Ali Assegaf, mantan staf khusus Ibu Ani Yudhoyono. Saat ini Nurhayati menjadi Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPR dan duduk di Komisi I DPR. Hingga semalam, Nurhayati mengaku belum menerima surat keputusan perihal pengangkatannya sebagai ketua fraksi. Namun, sebagai kader Partai Demokrat, Nurhayati mengaku siap ditempatkan di mana saja. Kesiapan serupa disampaikan Ketua Komisi III Benny K Harman yang, menurut infomasi yang diterima Kompas, akan digeser menjadi Wakil Ketua Komisi VI DPR.
19.55 | 0 komentar

Puing Pesawat Sukhoi Superjet 100 Sudah Ditemukan

Tim SAR Udara yang menggunakan helikopter mengatakan telah melihat puing pesawat Sukhoi Superjet 100 di daerah Cidahu, kawasan Kabupaten Bogor, di tebing Gunung Salak. Pesawat terlihat di pinggir tebing, di daerah yang diduga agak sulit dijangkau lewat jalan darat.

Mayor Ali Umri Lubis, Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Atang Sendjaja, Bogor, dalam wawancara di Metro TV menyatakan, pesawat berada di ketinggian 5.500 meter di atas permukaan laut. "Titiknya sudah kita ketahui. Tapi kondisi pesawat masih belum jelas karena kita melihat dari ketinggian," kata Mayor Ali.

Pesawat Sukhoi Superjet 100 dengan nomor penerbangan RA36801 hilang kontak pada koordinat 06° 43' 08" Lintang Selatan dan 106° 43' 15" Bujur Timur. Koordinat itu diperkirakan dekat Cidahu, Gunung Salak.

Penerbangan yang dilakukan pesawat milik Rusia tersebut merupakan bagian dari demonstrasi penerbangan yang diselenggarakan oleh PT Trimargarekatama. Perusahaan tersebut merupakan agen yang memperkenalkan pesawat Sukhoi kepada perusahaan penerbangan di Indonesia.

Pesawat tersebut melakukan penerbangan sebanyak dua kali. Penerbangan pertama dari Halim Perdanakusuma menuju Pelabuhan Ratu pukul 12.00 WIB dengan penumpang pebisnis di bidang penerbangan. Setelah terbang sekitar 35 hingga 45 menit, pesawat pun kembali ke Halim Perdanakusuma dalam kondisi selamat.

Penerbangan kedua dilakukan pukul 14.12 WIB dengan mengangkut hampir 50 orang. Delapan orang di antaranya merupakan awak pesawat warga Rusia. Penumpang lainnya dari media massa dan utusan perusahaan di bidang penerbangan.

Medan pencarian pesawat Sukhoi di Gunung Salak dipastikan sangat berat karena vegetasi yang sangat lebat dengan kontur yang ekstrem. Kesulitan lainnya adalah faktor cuaca yang buruk berupa kabut dan hujan yang sering terjadi di gunung tersebut.
19.50 | 0 komentar

Penilaian Zulkarnain Terhadap Neneng Sri Wahyuni

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Zulkarnain, menilai, Neneng Sri Wahyuni tidak kooperatif lantaran buron ke luar negeri. Neneng adalah tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2008.

Zulkarnain mengatakan, pihaknya akan mengkaji dulu permintaan suami Neneng, Muhammad Nazaruddin, untuk audiensi dengan pimpinan KPK terkait kepulangan Neneng. Permintaan tersebut disampaikan pihak Nazaruddin melalui surat resmi yang ditujukan ke pimpinan KPK, 26 April 2012 lalu.

"Kooperatif kan tidak hanya dilihat dari permohonan audiensi masalah kepulangan saja. Kalau kooperatif tentu statusnya tidak buron dari awal," kata Zulkarnain saat dihubungi wartawan, Senin (7/5/2012).

Menurutnya, surat permintaan audiensi yang dikirimkan pihak Nazaruddin ke pimpinan KPK tersebut tidak serta merta menunjukkan kalau Neneng kooperatif. Dalam surat tersebut, pihak Nazaruddin juga meminta agar KPK tidak menangkap istrinya melainkan menjemputnya.

Keberadaan Neneng tidak terlacak jejaknya setelah Nazaruddin tertangkap di Cartagena, Kolombia, 7 Agustus 2011 lalu. Neneng dan Nazaruddin bertolak ke Singapura pada 23 Mei 2011 lalu. Nazaruddin sendiri divonis empat tahun sepuluh bulan dalam kasus suap wisma atlet SEA Games 2011.

Neneng ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi terkait pengadaan dan supervisi PLTS di Kemennakertrans. Dari proyek senilai Rp 8,9 miliar tersebut, Neneng dan Nazaruddin diduga memperoleh keuntungan Rp 2,2 miliar.

Proyek PLTS tersebut dimenangkan oleh PT Alfindo Nuratama, perusahaan yang dipinjam Nazaruddin dan Neneng. Dalam pengerjaannya, proyek itu disubkontrak ke beberapa perusahaan lain. KPK menemukan kerugian negara sekitar Rp 3,8 miliar terkait proyek tersebut.
21.08 | 0 komentar

Jampidsus Andhi Nirwanto

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Andhi Nirwanto menegaskan, penyidikan terhadap tersangka korupsi pajak Dhana Widyatmika segera rampung. Saya sudah minta penyidik agar dalam masa perpanjangan penahanan kali ini, penyidikan diupayakan selesai," kata Andhi, Selasa (1/5/2012) di Jakarta.

Menurut Andhi, penyidikan Dhana sudah mengerucut dan hampir selesai. "Diharapkan segera ke tahap penuntutan," ujarnya. Pegawai Ditjen Pajak golongan III C itu telah ditahan selama 61 hari. Masa penahanan kali ini berlaku hingga 30 hari ke depan. Penyidik menemukan uang miliaran rupiah di rekeningnya.

Dhana juga diketahui memiliki banyak aset tanah dan logam mulia. Penyidik menduga kekayaannya berasal dari hasil korupsi. Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima tersangka. Empat tersangka berasal dari Ditjen Pajak yakni Dhana, Herly Isdiharsono, Firman, dan Salman Magfiroh. Satu tersangka lagi berasal dari wajib pajak, yakni Direktur Mutiara Virgo Johny Basuki.
08.18 | 0 komentar

Populer Posts

Recent Posts