Jusuf Kalla Ikut Bertarungan di Pilpres 2014

Partai Golkar tidak dapat menghalangi mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk maju dalam pertarungan Pilpres 2014 mendatang. Apalagi jika ternyata ada kendaraan politik yakni Partai Politik yang mengusung JK panggilan akrab Ketua PMI ini, dan dirinya sendiri juga ingin maju sebagai Capres di luar Partai Politik Golkar tentunya.

Karena, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung menegaskan Golkar telah memiliki Capres sendiri yang sudah diputuskan bersama melalui mekanisme Rapimnas. Yakni memutuskan Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical) sebagai Capres dari Partai berlambang Beringin tersebut.

"Kalau pak JK, kita tak bisa melarang dia, untuk menahan dia untuk maju calon presiden kalau ada parpol yang mengusung dia, lalu pak JK-nya juga punya keinginan, ambisi juga untuk mencalonkan, kan kita gak bisa melarang," ungkap Akbar Tandjung kepada wartawan, saat ditemui disela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) IV DPP Partai Golkar, di Hotel Borobudur, Jakarta..

Bukan itu saja, menurut Akbar, Parpol yang akan mengusung JK pun harus memenuhi syarat untuk dapat mengusung Capres. "Kita lihat sajalah, syaratnya kan ada dukungan parpol dan suara juga menentukan, kursi parlemen juga menentukan," terangnya. Untuk diketahui, sebelum Rapimnas dilakukan, sejumlah survei menunjukkan bahwa sosok Ical masih belum kuat sebagai capres.

Baca Juga: Fortuner SUV Terbaik By Kanghari
08.44 | 0 komentar

Kap Mobi Di Huni Ular Python

Peristiwa mengejutkan dialami pasangan asal Inggris Marlene Swart dan Leon Swanepoel saat membuka kap mobil mereka. Seekor ular raksasa jenis python sudah asyik nangkring di bawah kap mesin.

Kap Mobi Di Huni Ular Python Dilansir Dailymail, Kamis 6 September 2012, kejadian tersebut bermula saat Swart dan Swanepoel berlibur di kawasan Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan. Tujuan utama mereka, melihat rupa singa di alam liar.

Saat melintasi padang rumput, tiba-tiba saja ilalang bergerak cukup kencang. Pasangan suami istri ini menduga, seekor singa telah melintas. Namun, bukannya singa yang mereka lihat, tapi seekor ular raksasa yang langsung mengarah ke kolong mobil.

Karena takut terlindas keduanya berhenti, dan langsung keluar untuk melihatnya. Keduanya kemudian mencoba memperingatkan rombongan yang berada di belakang untuk berhenti mendekat dan memberitahukan ada ular besar.

Namun, setelah dua menit lebih mencari ular di kolong mobil, mereka tidak menemukan binatang melata teresbut. Swart dan Swanepoel malah ditertawakan. Namun, tawa mereka senyap saat kap mobil dibuka.

“Aku sangat shock dan ketakutan. Saat kami membuka kap mobil, ternyata ular itu tengah santai tanpa mengiraukan suara manusia yang heran dan berisik di sekelilingnya,” jelas Swart. Akhirnya, dengan sangat hati-hati, ular phyton tersebut dapat dikeluarkan tanpa mengalami cidera, dan mesin mobil pun tidak mengalami masalah kerusakan.
19.06 | 0 komentar

Pernyataan SBY Soal Kenaikan Harga Kedelai

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa kenaikan harga kedelai, terutama hasil impor tidak bisa dicegah, karena itu terkait kondisi iklim secara keseluruhan. Pemerintah, menurut SBY, memberikan langkah sementara yang bisa mengurangi pengeluaran dari para perajin tempe tahu dengan cara menurunkan bea masuk hingga nol persen.

Pernyataan SBY Soal Kenaikan Harga Kedelai Selain itu, SBY menuturkan, pemerintah juga mempersilakan asosiasi mengimpor kedelai, bukan seperti sekarang ini yang dikuasai segelintir importir. Rakyat kita berharap, jangan sampai kedelai ini nanti didominasi oleh beberapa pihak yang melakukan kartel," ujar SBY ketika berpidato dalam Rapat Kabinet Terbatas di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat 27 Juli 2012.

Presiden menuturkan, kalau terindikasi kartel, hukum harus ditegakkan. Namun, ia tetap meminta semua pihak berhati-hati dalam memutuskan, karena bisa saja tidak terjadi kartel. "Kita tidak bisa semena-mena memutuskan hal ini," jelas SBY. SBY kembali menegaskan bahwa struktur perdagangan, terutama impor kedelai, seharusnya tidak hanya didominasi segelintir orang.

Presiden berharap agar rakyat mengetahui duduk persoalan mengenai kenaikan harga kedelai. "Pahamilah, itu bukan mau pemerintah harga kedelai impor naik," jelasnya. Yudhoyono mengungkapkan, kenaikan harga kedelai juga terjadi di beberapa negara lainnya seperti Thailand. Kondisi ini terjadi karena Amerika sebagai negara eksportir kedelai terbesar di dunia sedang mengalami musim kering terburuk selama 50 tahun terakhir.

Selain itu, pemerintah menyatakan, ke depan akan berusaha untuk meningkatkan produksi kedelai lokal. "Saat ini, Indonesia hanya bisa memproduksi sekitar 800 ribu ton kedelai tiap tahunnya," ujarnya. Padahal, menurut Presiden, kebutuhan kedelai Indonesia per tahun lebih dari 2,5 juta ton. Dari angka ini, kekurangan produksi kedelai per tahun mencapai 1,5-1,8 juta ton per tahunnya. "Angka ini tentu tidak baik untuk jangka panjang, karena itu kita harus meningkatkan produksi dalam negeri," tuturnya.
01.22 | 0 komentar

Populer Posts

Recent Posts